ANALISIS PELAYANAN JASA DALAM MENINGKATKAN KEPUASAN PASIEN RUMAH SAKIT TUGU IBU CIMANGGIS

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana upaya-upaya Rumah Sakit Tugu Ibu dalam meningkatkan kepuasan pasien Rumah Sakit Tugu Ibu dilihat dari hubungannya antara tingkat kepentingan (nilai harapan) dengan kenyataan yang diperoleh (nilai kepuasan). Penulis menggunakan metode analisis Skala LIKERT tentang kepuasan pasien dalam menggunakan pelayanan Rumah Sakit Tugu Ibu dengan memberikan kuesioner berupa pelayanan-pelayanan yang telah dijalankan oleh Rumah Sakit, yang kemudian diminta penilaiannya oleh pasien. Pelayanan tersebut dipandang dari tingkat kepuasan dan tingkat harapan. Kuesioner diberikan kepada 100 pasien rawat inap Rumah Sakit Tugu Ibu. Dimana dalam hal ini hasil daripada koordinat variabel X (nilai kepuasan) dan variabel Y (nilai harapan) dimasukkan kedalam Matrik Prestasi-Kepentingan. Namun sebelumnya dihasilkan jumlah rata-rata variabel X =53,03, Y=66,89. Kemudian dihasilkan rata-rata dari jumlah rata-rata variabel X=3,78, Y=4,77. Matrik Prestasi-Kepentingan/diagram kartesius terbagi dalam 4 kuadran. Pada kuadran 1 pelayanan yang menjadi prioritas utama nomor 4, 10 dan 11, pada kuadran 2 pelayanan yang sudah sesuai dengan yang diharapkan sehingga perlu dipertahankan prestasinya nomor 1, 2, 3, 5, 6, 7, dan 12 pada kuadran 3 iii pelayanan yang dianggap kurang penting oleh pelanggan nomor 8 serta kuadran 4 pelayanan yang berlebihan nomor 9, 13, dan 14. Disimpulkan, upaya Rumah Sakit Tugu Ibu dalam memberikan pelayanan dinilai oleh kebanyakan pasien sangat penting artinya dalam meningkatkan kepuasan pasien. Serta kebanyakan pasien menilai kenyataan yang diperoleh pada saat menggunakan pelayanan Rumah Sakit Tugu Ibu dinilai puas berarti baik pelaksanaannya. Hal tersebut ditunjukkan didalam analisis rekapitulasi tingkat harapan yang kebanyakan pasien menjawab sangat penting yaitu sebesar 82,35 %. Sedangkan pada tingkat kepuasan pasien banyak yang menjawab puas yaitu 73,64 %.

Bab I

Pendahuluan

1.1.Latar Belakang

Perkembangan teknologi yang demikian cepat baik dibidang komputer maupun dibidang lainya, mau tidak mau mengharuskan kita agar menguasai teknologi tersebut. Perkembangan komputer yang demikian pesat dari tahun ketahun juga mengharuskan kita agar memahami tehnologi tersebut, minimal mengetahui dasarnya dan cara penggunaanya. Perkembangan komputer tersebut tidak hanya terjadi dibidang perangkat lunak(Software) tetapi juga dibidang perangkat keras(Hardware).

Komputer pribadi (PC) yang dikenal, diketahui dan digunakan saat ini yang umumnya hanya dipakai untuk menjalankan program aplikasi yang bersifat umum saja seperti: word, exel dan yang lainya atau hanya digunakan menjalankan alat yang sudah umum saja seperti: printer, scaner. Sebenarnya PC dapat digunakan secara luas sebagai pengendali atau pengatur external, seperti: pengaturan lalu lintas, pengukuran suhu, pengukuran untuk instrumentasi yang rusak baik pada bidang fisika, elektro, komputer dan lain sebagainya.

Perkembangan internet didunia komputer juga demikian pesat. Internet yang merupakan dunia maya tersebut sekarang ini banyak dimanfaatkan oleh banyak orang untuk transaksi keuangan, Perbankan, Pertambangan dan lain sebagainya. Internet merupakan trend kehidupan sekarang ini. Dengan internet seseorang dapat melakukan transaksi, jual-beli dan lain - lain hanya dengan sekali klik pada komputer dan dapat dilakukan dimanapun juga, asalkan komputer terhubung dengan internet.

Pemanfaatan internet sebagai pengontrolan peralatan sekarang ini banyak dimanfaatkan oleh kalangan industri. Hal ini disebabkan oleh keinginan untuk mendapatkan data yang "uptodate" dimanapun pengguna berada. Dengan sensor kalangan industri dapat mengetahui suatu keadaan dimana sensor tersebut dipasang. Apalagi bila sensor tersebut terhubung dengan internet sebagai perantara komunikasinya. Tinggal sekali klik keadaan dapat dilhat dimanapun sipengguna tarsebut berada.

Sensor di bidang industri maupun yang lainnya sangat dibutuhkan karena dengan adannya sensor maka bidang-bidang industri dapat dengan mudah dapat mengendalikan peralatan dari jarak jauh. Sensor itu sendiri ada beberapa macam, diantarannya sensor suhu, sensor gaya, sensor posisi dan lain-lain, sensor dapat dimanfaatkan jika terdapat rangkaian ADC maupun DAC dan dibutuhkan suatu kalibrasi agar sensor dapat mengukur suatu besaran dengan tepat. Dengan menggunakan sensor DS1621 maka hal itu tidak diperlukan karena DS1621 tersebut merupakan suatu sensor yang ‘pintar’ (Intelegent Sensor). DS1621 ini tidak membutuhkan microcontroller dan tidak membutuhkan kalibrasi. Untuk itu pada Perancangan ini Penulis menggunakan sensor temperature yaitu IC DS1621.

Berangkat dari hal tersebut diatas penulis mencoba menulis dan menjelaskan suatu dasar dari pengontrolan dengan menggunakan komputer melalui internet. Penulis mencoba merancang suatu alat untuk Pengukuran suhu didalam ruangan dan data dikirim melalui jaringan internet. Penulis memberikan judul "Sistem Data Akuisisi Melalui Jaringan Internet Study Kasus Pengukuran Suhu Ruangan Dengan Sensor DS1621".

1.2 Identifikasi Masalah

Sistem Data Akuisisi Melalui Jaringan Internet Dengan Sensor DS1621 merupakan sebuah alat yang dirancang dengan menggabungkan teknologi elektronika dan komunikasi antar komputer, dimana dalam perancangan menggunakan sensor DS1621 dengan memakai interface IIC Bus dan hasilnya bisa di akses melalui Internet.

1.3. Batasan Penelitian

Dalam perancangan alat ini, penulis membatasi penelitian pada pembuatan perangkat keras Pengukur ruangan sampai dapat terhubung dengan komputer, dapat ditampilkan pada client dan dapat diambil datanya melalui internet.

1.4. Perumusan Masalah

Perumusan masalah meliputi, bagaimana membuat perangkat keras, bagaimana koneksi antara perangkat keras yang dibuat dengan komputer, bagaimana menampilkan hasil pengukuran temperatur melalui perangkat lunak serta bagaimana komputer yang tehubung dalam Internet dapat mengakses hasil pengukuran tersebut.

1.5. Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana membuat Perangkat keras sistem Pengukur suhu ruangan yang berbasis sensor temperatur DS1621 yang dihubungkan ke serial port pada komputer dan Mengambil hasil pengukuran tersebut dari komputer yang terhubung dengan jaringan internet.

1.6. Kegunaan Penelitian

Kegunaan dari alat ini adalah untuk kenyamanan dari ruangan apakah ruangan tersebut dibutuhkan pendingin ataupun pemanas.

1.7.Metode Penelitian

Metode penelitian yang dilakukan oleh penulis dalam penyusunan pewelitian yaitu:

a. Penelitian Laboratorium

Penulis menggunakan laboratorium Elektronika Komputer dan Telekomunikasi Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer STI&K dan Lab.Elektro Gunadarma sebagai penunjang dan menggunakan komputer, logic probe, multi meter dan alat- alat lainnya.

b. Studi Literatur

Untuk studi literatur diambil dari bahan- bahan dasar dari praktikum tehnik kendali dan juga dari teori- teori dasar dan cara kerja yang ada pada bukubuku elektronika dan Mikroprosesor, serta penggunaan sistem minimum pada komputer.

c. Diskusi

Diskusi ini Penulis lakukan dengan Dosen Pembimbing Bapak DR Bernardus. E.F.daSilva MSc, Bapak Drs. Lingga Hermanto, MM, Lab Teknik Komputer STMIK Jakarta serta rekan-rekan Lab Teknik Elektro Gunadarma adapun materi – materi yang di diskusikan meliputi teori-teori penunjang, karakteristik komponen- komponen alat Digital Sensor Temperatur, Sistem operasi yang digunakan dan Program Penggerak.

1.8. Sistimatika Penulisan

Adapun sistimatika penulisan ini dimaksudkan agar setiap penjelasan yang ada pada setiap bab bisa saling terkait dengan bab yang lain sehingga bisa lebih mudah dimengerti oleh pembaca. Tesis ini berisi lima bab dan tiap bab terdiri dari beberapa sub bab, bab pertama adalah pendahuluan,bab ini membahas Latar belakang masalah, Identifikasi masalah, Batasan masalah, Perumusan masalah, Tujuan penelitian, Kegunaan penelitian, Metodologi penelitian dan Sistematika Penulisan yang digunakan, sehingga diperoleh kejelasan tentang kegunaan dari perancangan alat ini secara umum, selanjutnya adalah bab kedua, bab kedua adalah landasan teori yang menguraikan teori yang mendasari prinsip kerja serial bus, penggunaan dioda zener pada rangkaian, konektor RS232 pada PC, Digital sensor temperatur,Operating system yang digunakan pada jaringan serta perangkat lunak yang digunakan.

Bab ketiga adalah analisa dan pembahasan, bab ini menjelaskan perancangan rangkaian pengukursuhuruangan, bagaimana cara pengukuran dengan IC DS1621, windows 2000 server, DNS(Domain Name System), IIS(Interne Information Service) dan pengolahan perangkat lunak supaya data bisa ditampilkan serta pengambilan hasil data pada komputer yang terhubung pada jaringan internet. Dilanjutkan dengan bab empat yaitu ujicoba alat, bab ini memperlihatkan hasil-hasil pengujian dari penggunaan sensor DS1621 sebagai sensor temperature digital yang dihubungkan secara serial pada komputer, kemudian dianalisa tingkat kebenaran dan factor-faktor yang mempengaruhi pengukuran serta penganalisaan data dan pengambilan hasil data tersebut melalui jaringan internet. Dan yang terakhir adalah kesimpulan yang diperoleh penulis dari hasil perancangan alat dan uji cobanya.