ANALISIS PENGARUH BIAYA PROMOSI TERHADAP HASIL PENJUALAN PADA PT. ROBERTUR KENCANA JAKARTA TAHUN 2000 - 2004

Abstrak

PT. Robertur Kencana merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang Jasa Wisata. Kehadiran PT. Robertur Kencana merupakan tekad perusahaan untuk ikut berpartisipasi dalam membangun kembali bangsa dan negara Republik Indonesia yang sedang mengalami situasi memprihatinkan, akibat krisis ekonomi yang berkepanjangan, khususnya di sektor ke pariwisataan. Adapun permasalahan dalam skripsi ini adalah sejauhmanakah pengaruh promosi terhadap hasil penjualan produk atau jasa PT. Robertur Kencana? Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan biaya promosi, mendeskripsikan hasil penjualan produk atau jasa, dan menganalisis sejauhmana pengaruh promosi terhadap hasil penjualan produk atau jasa PT. Robertur Kencana. Untuk memecahkan masalah, penulis menggunakan 2 (dua) metode yaitu pertama metode pengumpulan data berupa data lapangan (field research) dan data kepustakaan. Kedua metode analisis data dengan menggunakan regresi linier, perhitungan nilai koefisien penentu, dan uji hipotesa (uji regresi).  Dan hasil analisis dan pembahasan adalah rata-rata biaya promosi yang dikeluarkan oleh perusahaan adalah sebesar Rp 41.209.425,00. Rata-rata hasil penjualan yang didapat perusahaan adalah sebesar Rp 1.144.762.256,94. Penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara variabel bebas (biaya promosi) terhadap variabel terikat (hasil penjualan) yang ditunjukkan dengan persamaan garis regresi linier yaitu: Y = -120.036.845,06 + 30,692 X, artinya setiap perubahan satu satuan skor variabel X akan diikuti perubahan skor nilai Y sebesar 30,692 kali X pada konstanta -120.036.845,06. Persamaan ini juga berarti tanpa biaya promosi, hasil penjualan adalah -120.036.845,06. Uji koefisien penentu menunjukkan angka 0.862 artinya kontribusi promosi terhadap hasil penjualan adalah sebesar 86.2%, sedangkan 13.8% merupakan pengaruh faktor lainnya. Dan hasil uji regresi (uji hipotesis) menunjukkan bahwa thitung = 293,398, dimana thitung berada diantara ± ttabel ( ± 2,132) atau thitung > ttabel (293,398 > 2,132), maka H0 ditolak dan H1 diterima. Artinya aada pengaruh yang signifikan antara variabel promosi dengan variabel hasil penjualan.

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Penelitian

Iklim persaingan tajam yang ditandai dengan adanya perang tarif, seperti menetapkan predatory pricing atau tarif yang sangat murah yang mungkin di bawah biaya operasi, membuat beberapa maskapai mengalami kerugian. Jumlah penumpang di beberapa sektor cenderung tetap, tetapi tidak seimbang dengan jumlah maskapai. Bahkan beberapa maskapai penerbangan seperti Merpati, Jatayu dan lain-lain merencanakan untuk menutup jumlah armada pesawatnya untuk beberapa rute. Di lain sisi, Lion Air yang tergolong baru justru berencana untuk membeli sejumlah pesawat baru. Artinya perusahaan yang mampu bersaing justru akan bertahan di tengah kompetisi yang berlangsung.

Berkaitan dengan hal di atas, penerapan manajemen sudah tidak lagi terpaku pada formula-formula lama tetapi harus lebih fleksibel yang mampu mengakomodir perubahan dan perkembangan jaman yang terus bergulir. Kondisi tersebut secara langsung atau tidak langsung, akan merefleksikan permasalahan pemasaran yang selalu mengalami pergeseran dan redifinisi dengan mengikuti perubahan-perubahan variabel yang sangat menentukan terutama persaingan suatu produk. Oleh karena itu setiap produk diharapkan dapat memiliki nilai lebih tinggi dan bahkan berada pada posisi yang unggul di mata konsumen. Dalam konteks itu, sebagai upaya dalam memenangkan pangsa ingatan, sangat diperlukan strategi pemasaran jasa yang efektif ke tangan konsumen.

Masalah yang kemudian muncul adalah bagaimana memperkenalkan produk atau jasa  kepada calon  konsumen  agar  mereka mengetahui produk atau jasa perusahaan.  Sebab  dengan penerapan  strategi  promosi  yang   tepat,  maka konsumen akan mengetahui produk perusahaan dengan baik. Selain itu komunikasi yang efektif kepada konsumen akan menjadi suatu nilai tambah pula bagi perusahaan.

Perusahaan biro perjalanan atau dikenal dengan travel, adalah salah satu perusahaan pemasok atau agen maskapai penerbangan. Untuk dapat berkembang, maka agen perjalanan harus mempromosikan produk-produk perusahaan ke tangan konsumen. Di sini dibutuhkan konsep promosi yang matang dan terencana agar produk benar-benar sampai ke tangan calon pembeli. PT. Robertur Kencana merupakan salah satu pemain dalam industri biro perjalanan. Agar produk memiliki citra positif, maka produk perusahaan harus dipromosikan dengan efektif.

Promosi merupakan ‘alat’ sosialisasi yang penting dalam memasarkan produk-produk perusahaan. Bentuk-bentuk promosi yang tepat guna dan efektif dapat mengkomunikasikan produk-produk perusahaan. Selain itu promosi dapat digunakan sebagai sarana meningkatkan citra, sebab dengan promosi dapat dicerminkan kualitas perusahaan. Hal ini pada gilirannya akan mempunyai implikasi positif terhadap tingkat kepercayaan konsumen untuk menggunakan jasa perusahaan. Tingkat kepercayaan ini pada akhirnya akan membawa dampak pada tingginya tingkat pendapatan perusahaan.

Disinilah arti pentingnya biaya promosi, agar tingkat hasil penjualan meningkat secara signifikan. Pengeluaran biaya promosi menjadi sangat vital, karena menyangkut ketepatan segmen pasar yang dibidik.

Berkaitan dengan masalah di atas, maka penulis tertarik untuk meneliti lebih lanjut mengenai “Analisis Pengaruh Biaya Promosi Terhadap Hasil Penjualan Pada PT. Robertur Kencana”.

B. Rumusan Masalah

Ketatnya persaingan antar biro perjalanan menyebabkan PT. Robertur Kencana selalu berusaha secara terus menerus melakukan evaluasi atas strategi-strategi yang telah ditetapkan sebelumnya dan kembali menetapkan strategi apa yang akan digunakan berikutnya untuk dapat menarik dan mempertahankan konsumen.

Pemasaran jasa biro perjalanan bukan hanya sekedar untuk melengkapi produk  yang sudah ada sebelumnya, namun juga diharapkan dapat menunjang pencapaian peningkatan laba optimal PT. Robertur Kencana secara keseluruhan.

Dalam konteks tersebut, perumusan masalah dalam skripsi ini adalah sebagai berikut: “Apakah ada pengaruh biaya promosi terhadap hasil penjualan produk atau jasa PT. Robertur Kencana ?”  

C. Tujuan dan Manfaat Penelitian

1. Tujuan Penelitian

Dari latar belakang dan permasalah yang telah dikemukakan dapat ditetapkan tujuan penelitian yaitu sebagai berikut:

a. Mendeskripsikan biaya promosi yang ada di PT. Robertur Kencana.

b. Mendeskripsikan hasil penjualan produk atau jasa PT. Robertur Kencana.

c. Menganalisis sejauh mana pengaruh biaya promosi terhadap peningkatan hasil penjualan produk atau jasa PT. Robertur Kencana.

2. Manfaat Penelitian

Manfaat Penelitian ini adalah sebagai berikut:

a. Bagi Peneliti

Memberi pengetahuan dan wawasan berpikir baik teori maupun praktek secara langsung dalam bidang studi manajemen pemasaran di lapangan terutama tentang pengaruh biaya promosi terhadap tingkat hasil penjualan yang penulis teliti pada PT. Robertur Kencana.

b. Bagi Almamater

Dapat dijadikan bahan masukan atau sumbang saran pemikiran yang konstruktif dalam kerangka pengembangan materi perkuliahan serta penelitian pada bidang studi manajemen pemasaran.

c. Bagi Institusi

Sebagai bahan masukan dan evaluasi atas kinerja perusahaan yang dibangun melalui biaya promosi dan hasil penjualan, sekaligus untuk mengetahui kemampuan biaya promosi dalam hubungannya dengan peningkatan hasil penjualan.

D. Hipotesis

Menurut Sekaran (1993, 20) “hipotesis adalah sebuah dugaan sementara mengenai solusi atas masalah”. Berdasarkan pengertian tersebut hipotesis dalam penelitian ini adalah:

“Diduga terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara biaya promosi dengan tingkat hasil penjualan pada PT. Robertur Kencana ? ”  

E. Metodologi Penelitian    

1. Metode Pengumpulan Data

Dalam melakukan penelitian penulis mengumpulkan data-data untuk mendukung penelitian ini, adapun metode pengumpulan data yang digunakan adalah sebagai berikut:

a. Penelitian lapangan

Dengan melakukan penelitian langsung pada perusahaan yang menjadi obyek penelitian untuk mendapatkan data, informasi, dan keterangan lain yang diperlukan. Metode ini dilakukan dengan wawancara tidak terstruktur yaitu dengan menggunakan pengumpulan data dengan mengajukan pertanyaan tanya-jawab secara lisan kepada pihak-pihak yang bersangkutan, dalam hal ini pimpinan PT. Robertur Kencana.

b. Studi Kepustakaan

Pengumpulan data yang dilakukan dengan cara membaca, mengutip baik secara langsung maupun tidak langsung dari buku-buku, literatur-literatur yang bersifat ilmiah dan berhubungan langsung dengan topik yang diteliti dan juga adanya bahan referensi dan data-data dari PT. Robertur Kencana

2. Metode Analisa data

Dalam menganalisis pengaruh promosi terhadap volume penjualan,  metode analisis data yang digunakan sebagai berikut:

a. Untuk menganalisis promosi dan volume penjualan digunakan analisa kuantitatif deskriptif.

b. Untuk menganalisis pengaruh promosi terhadap volume penjualan, maka digunakan metode analisa kuantitatif dengan statistik.

F. Sistematika Penyusunan Skripsi

Skripsi ini menyajikan sistimatika penulisan dalam lima bab, yaitu :

BAB I PENDAHULUAN

Bab ini berisikan uraian tentang latar belakang masalah, perumusan masalah, tujuan dan manfaat penelitian, hipotesis penelitian, metode penelitian dan sistematika penyusunan skripsi.

BAB II LANDASAN TEORI

Bab ini memaparkan tentang deskripsi teori dan kerangka berfikir.

BAB III PROFIL PERUSAHAAN

Bab ini memberikan gambaran umum tentang sejarah dan perkembangan PT. Robertur Kencana, Susunan Organisasi PT. Robertur Kencana, Ruang Lingkup dan Kegiatan Usaha PT Robertur Kencana. 

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN

Bab ini menganalisis permasalahan yang berkaitan dengan pengaruh biaya promosi terhadap hasil penjualan PT. Robertur Kencana.

BAB V PENUTUP

Bab ini merupakan kesimpulan berdasarkan hasil temuan di lapangan dan diajukan pula beberapa saran yang dapat digunakan untuk meningkatkan kinerja bagi perusahaan.