|
ANALISIS DAYA TARIK KARTU PASPOR DEBIT BCA Bab I PendahUluan 1.1 Latar Belakang Bangsa Indonesia sudah mengenal Kartu Paspor Debit sejak era delapan puluhan dimana terbitnya SK Menteri Keuangan no. 1251/KMK.013/1998 tanggal 20 Desember 1998. Penggunaan Kartu Paspor Debit di Indonesia semakin meluas. Kartu Paspor Debit ini merupakan pengganti alat pembayaran yang sangat praktis sehingga diminati kalangan masyarakat menengah keatas. Sebenarnya Kartu Paspor Debit adalah instrumen pembayaran atas transaksi barang atau jasa, yang pelunasannya atau pembayarannya dilakukan dengan cara mengurangi (mendebit) secara langsung saldo rekening pemegang kartu yang bersangkutan dan dalam waktu sama mengkredit rekening penjual (marchant) sebesar jumlah nilai transaksi pada bank penerbit (pengelola). Kartu Paspor Debit dapat juga digunakan untuk penarikan tunai. Sebagai alat pembayaran, kartu ini sangat fleksibel dan praktis. Cukup menunjukkan Kartu Paspor Debit untuk pembayaran belanjaan anda. Jika membutuhkan uang tunai maka dapat menariknya pula dengan kartu tersebut. Pemegang kartu merasa aman, sebab tidak perlu membawa uang tunai yang jumlahnya cukup banyak untuk pembelian barang-barang atau jasa, sehingga tidak mengundang seseorang berniat jahat kepada kita untuk mengambil uang tersebut. Selain itu pemegang Kartu Paspor Debit mendapatkan layanan seperti “Purchase Protection Plan” atau perlindungan asuransi atas semua pembelian barang-barang atau jasa secara otomatis dan Pinpad” yaitu perlindungan terhadap penyalahgunaan kartu anda bila kartu anda ditemukan seseorang sehingga kita tidak perlu kawatirkan karena disana terdapat “PIN” (Personal Identification Number) dimana bila tidak mengetahui nomor aksesnya tidak dapat mempergunakan kartu tersebut. Sehingga memberikan rasa aman kepada nasabahnya. Di satu sisi penggunaan Kartu Paspor Debit ini masih terdapat kekurangan yaitu harus ada logo yang bertuliskan atau bergambarkan Visa, American Express, dan Master Card. Bila tidak terdapat logo tersebut maka Kartu Paspor Debit ini tidak dapat digunakan, dan kalau kita ke pasar-pasar tradisional kartu ini tidak dapat digunakan karena cara pembayarannya secara tunai lain hal dengan pasar atau toko-toko yang sudah modern seperti supermarket, department store, dan hypermarket dimana cara pembayarannya dapat dilakukan dengan menggunakan Kartu Paspor Debit. Dalam memuaskan para nasabahnya tersebut, bank-bank baru maupun lama saling bersaing ketat supaya konsumen atau nasabahnya tidak pindah ketempat lain. Setiap bank dituntut untuk lebih aktif dalam menarik nasabah melalui inovasi-inovasi atau produk-produk perbankan yang berbeda dari bank lainnya. Sehingga disini nasabah sangat dimanja dengan servis layanannya. Bank Central Asia salah satu bank yang melakukan mobilitas dana melalui produknya yaitu Kartu Paspor Debit BCA yang dapat digunakan untuk pembayaran barang-barang belanjaannya ditoko-toko atau supermarket tanpa menggunakan uang tunai. Oleh karena itu penulis mencoba mengadakan penelitian guna mengetahui fasilitas Kartu Paspor Debit ini dalam peranannya menarik konsumen atau nasabah untuk menabung di Tahapan BCA. Maka berdasarkan latar belakang diatas penulis memilih judul skripsi “ANALISIS DAYA TARIK KARTU PASPOR DEBIT BANK CENTRAL ASIA TERHADAP NASABAHNYA”. 1.2 Perumusan Masalah Untuk dapat mempermudah dalam membahas permasalahan secara lebih terarah, maka pembahasan akan dititik beratkan pada: a. Apakah fasilitas Kartu Debit yang diberikan oleh BCA dapat berpengaruh terhadap konsumen atau calon nasabah dalam memilih tabungan tahapan? b. Adakah hubungan antara variable-variabel karakteristik responden (jenis kelamin, umur, pendidikan, dan uang belanja atau uang saku) dengan pilihan menabung pada tabungan tahapan? 1.3 Pembatasan Masalah Beberapa batasan masalah yang ditetapkan di dalam penelitian ini adalah: a. Perusahaan yang akan dijadikan objek penelitian adalah Bank Central Asia. b. Responden ini adalah nasabah Bank Central Asia (BCA). c. Penelitian ini hanya membahas tentang sikap nasabah BCA terhadap produk kartudebit Bank Central Asia (BCA). d. Penelitian dilakukan pada bulan Februari 2007. 1.4 Tujuan Penelitian Penelitian yang dilakukan dalam penyusunan skripsi ini bertujuan : a. Untuk mengetahui apakah fasilitas Kartu Debit yang ada pada tabungan tahapan mempengaruhi nasabah. b. Untuk mengetahui hubungan yang bermakna antara karakteristik responden (jenis kelamin, umur, pendidikan dan uang belanja atau uang saku) dengan tabungan tahapan. 1.5 Metode Penelitian 1.5.1 Jenis Data dan Metode Pengumpulan Data a. Data Primer Merupakan data yang diperoleh secara langsung dari nasabah yang diteliti, dalam hal ini adalah nasabah Bank BCA. Data ini dikumpulkan melalui wawancara dengan menggunakan daftar pertanyaan (kuesioner). Kuesioner disajikan pada lampiran 1. 1. 1. 5. 2 Metode Analisa Data 1. 5. 2. 1 Analisa Kualitatif Merupakan analisa yang berupa uraian dalam bentuk keterangan, yang dapat membantu dalam analisa kuantitatif. Analisa ini meliputi : a. Penilaian nasabah terhadap fasilitas Kartu Debit pada tabungan tahapan. b. Karakteristik Responden, yaitu jenis kelamin, umur, pendidikan, dan uang belanja atau uang saku. 1. 5. 2. 2. Analisa Kuantitatif Analisa kuantitatif dalam skripsi ini merupakan analisa data dengan menggunakan perhitungan statistik. Dalam penulisan ini, hipotesa penelitian yang digunakan adalah sebagai berikut : a. Uji Kesahihan Butir (Validitas) Ho : Butir pertanyaan gugur (tidak valid) Hi : Butir pertanyaan sahih (valid) b. Uji Keandalan Butir (Reliabilitas) Ho : Butir pertanyaan tidak andal Hi : Butir pertanyaan andal c. Uji Kai-Kuadrat (Chi-Square) Ho : Pilihan nasabah terhadap lima kategori jawaban adalah sama Hi : Pilihan nasabah terhadap lima kategori jawaban adalah berbeda d. Uji ANOVA Ho : Rata-rata skor untuk masing-masing karakteristik responden sama Hi : Rata-rata skor untuk masing-masing karakteristik responden berbeda Dalam penganalisaan, dipergunakan perhitungan dengan program statistik komputer, yaitu : a. Analisa Data Pra-Penelitian Sebelum dilakukan analisis data pada jawaban responden, terlebih dahulu dilakukan Uji Validitas (Kesahihan Butir) dan Uji Reliabilitas (Keandalan Butir), atau disebut Uji Keandalan Teknik Hoyt, serta Uji Kai-Kuadrat. b. Analisa Varians Merupakan analisis data jawaban responden dengan menggunakan uji ANOVA (Analysis of Variance). 1.7 Sistematika Penulisan Skripsi ini terdiri dari lima bab. Adapun perinciannya adalah sebagai berikut : BAB 1 : Pendahuluan Merupakan bab pendahuluan yang menjelaskan latar belakang, perumusan masalah, pembatasan masalah, tujuan penelitian, metodologi penelitian, dan sistematika penulisan. BAB 2 : Landasan Teori Memberikan penjelasan secara teoritis yang berhubungan dengan masalah yang akan diteliti. BAB 3 : Gambaran Umum Perusahaan Menjelaskan secara umum mengenai sejarah dan perkembangan perusahaan, kegiatan perusahaan, struktur organisasi perusahaan, serta produk perusahaan. BAB 4 : Hasil dan Analisa Merupakan bab yang berisi pengolahan dan penganalisaan data serta interprestasi hasil analisa data yang dilakukan. BAB 5 : Kesimpulan dan Saran Merupakan bab yang berisi kesimpulan dan saran-saran yang dapat diberikan kepada Bank Central Asia (BCA). |